Belajar Manajemen Pendidikan Islam dari Cara Allah Mengatur Alam

admin

- Editor

Selasa, 23 September 2025 - 11:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Alam semesta tidak pernah berjalan tanpa aturan. Langit yang menjulang tinggi, bumi yang kokoh, pergantian siang dan malam, hingga peredaran planet di jagat raya, semuanya bergerak dalam harmoni yang menakjubkan. Dalam Al-Qur’an ditegaskan, “Sesungguhnya Kami menciptakan segala sesuatu dengan ukuran yang pasti” (QS. Al-Qamar: 49). Ayat ini menegaskan bahwa penciptaan alam bukanlah sesuatu yang acak, melainkan hasil dari perencanaan Ilahi yang sangat teliti.

Prinsip keteraturan inilah yang bisa dijadikan teladan dalam mengelola dunia pendidikan, khususnya pendidikan Islam. Jika Allah mengatur alam dengan penuh keseimbangan, maka manusia pun semestinya mengelola pendidikan dengan prinsip yang sama: terencana, terorganisir, terarah, diawasi, serta seimbang.

1. Perencanaan

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Allah menciptakan alam dengan ukuran dan ketentuan tertentu. Begitu pula pendidikan perlu dirancang dengan visi, misi, kurikulum, jadwal, serta metode yang jelas, agar tidak berjalan tanpa arah. Perencanaan yang matang menjadi pondasi utama keberhasilan lembaga pendidikan.

2. Pengorganisasian

Setiap makhluk memiliki peran masing-masing. Malaikat Jibril bertugas menyampaikan wahyu, Mikail mengatur rezeki, Israfil meniup sangkakala, sementara Izrail mencabut nyawa. Semua berjalan sesuai fungsi. Analogi ini dapat diterapkan di sekolah: kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, hingga siswa harus ditempatkan sesuai peran agar tercipta sinergi.

3. Pengarahan

Allah tidak membiarkan manusia hidup tanpa petunjuk. Ia menurunkan wahyu dan mengutus para rasul. Dalam pendidikan, guru berperan sebagai pembimbing yang memberi arahan, motivasi, dan teladan, sehingga proses belajar tidak melenceng dari tujuan utama: melahirkan generasi berakhlak mulia dan berilmu.

4. Pengawasan

Allah menugaskan malaikat Raqib dan Atid untuk mencatat amal perbuatan manusia serta menetapkan sunnatullah (hukum sebab-akibat) yang berlaku di alam. Dari sini kita belajar bahwa pendidikan juga membutuhkan evaluasi: penilaian kinerja guru, monitoring kurikulum, serta pengendalian mutu agar prosesnya selalu berada di jalur yang benar.

5. Keseimbangan

Siang dan malam, hujan dan panas, hidup dan mati—semua hadir dalam irama yang seimbang. Demikian pula pendidikan Islam harus mampu menjaga keseimbangan antara aspek kognitif (pengetahuan), afektif (iman dan akhlak), serta psikomotorik (keterampilan). Dengan keseimbangan ini, pendidikan akan melahirkan manusia seutuhnya.

Kesimpulan

Manajemen pendidikan Islam bukanlah sekadar teori buatan manusia. Ia bisa digali dari cara Allah menata alam. Prinsip-prinsip ketuhanan memberi inspirasi agar pendidikan dikelola dengan perencanaan yang matang, pengorganisasian yang jelas, pengarahan yang tepat, pengawasan yang konsisten, serta keseimbangan yang berkelanjutan.

Dengan meneladani manajemen Ilahi, pendidikan Islam akan lebih siap menjawab tantangan zaman, sekaligus tetap berpijak pada nilai-nilai ilahiah yang menuntun manusia menuju kebahagiaan dunia dan akhirat.

Oleh: Dr. Ansori, S.Pd.I., M.Pd.I

 

 

 

 

 

Berikan Komentar Anda pada Artikel ini!

Berita Terkait

UNISBA Terus Berkembang: Prodi Hukum Keluarga Islam Resmi Kantongi Izin Kemenag RI*
Sambut Semester Genap 2026/2027, Dosen Ikuti Pembinaan Kopertais Wilayah XIII Jambi dan Buka Bersama
UNISBA dan KPU Batang Hari Perkuat Sinergi Akademik–Demokrasi Melalui Penandatanganan Nota Kesepahaman*
UNISBA Gelar Praktikum Penyelenggaraan Jenazah dan Ibadah Praktis untuk Bekali Mahasiswa dengan Kompetensi Sosial-Keagamaan*
UNISBA Laksanakan UAS Ganjil Tahun Akademik 2025/2026
Pengajian Rutin UKM Syubbanul Akhyar UNISBA Jadi Wadah Pembinaan Spiritual Mahasiswa
Panitia dan HIMAMA Sukses Selenggarakan Yudisium Ke-1 Fakultas Hukum, Ekonomi, dan Bisnis UGK Muara Bulian
UNISBA dan BPS Batang Hari Teken MoU, Perkuat Riset Ekonomi Syariah di Era Digital
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 16:48 WIB

UNISBA Terus Berkembang: Prodi Hukum Keluarga Islam Resmi Kantongi Izin Kemenag RI*

Minggu, 1 Maret 2026 - 04:33 WIB

Sambut Semester Genap 2026/2027, Dosen Ikuti Pembinaan Kopertais Wilayah XIII Jambi dan Buka Bersama

Rabu, 18 Februari 2026 - 19:04 WIB

UNISBA dan KPU Batang Hari Perkuat Sinergi Akademik–Demokrasi Melalui Penandatanganan Nota Kesepahaman*

Rabu, 7 Januari 2026 - 10:17 WIB

UNISBA Laksanakan UAS Ganjil Tahun Akademik 2025/2026

Selasa, 30 Desember 2025 - 18:32 WIB

Pengajian Rutin UKM Syubbanul Akhyar UNISBA Jadi Wadah Pembinaan Spiritual Mahasiswa

Kamis, 11 Desember 2025 - 07:20 WIB

Panitia dan HIMAMA Sukses Selenggarakan Yudisium Ke-1 Fakultas Hukum, Ekonomi, dan Bisnis UGK Muara Bulian

Rabu, 26 November 2025 - 04:29 WIB

UNISBA dan BPS Batang Hari Teken MoU, Perkuat Riset Ekonomi Syariah di Era Digital

Sabtu, 15 November 2025 - 12:53 WIB

Dua Gelar Juara Dibawa Pulang, Pramuka UNISBA Kembali Torehkan Prestasi

Berita Terbaru

Provinsi

Kasus Kredit PT PAL : Antara Risiko Bisnis dan Dugaan Pidana

Kamis, 2 Apr 2026 - 19:16 WIB