Universitas Islam Batanghari (UNISBA) kembali menunjukkan langkah maju dalam inovasi pembelajaran dengan menggelar Kelas Praktik Artificial Intelligence (AI) bertema “Menulis Buku dalam Hitungan Jam: Kuasai AI untuk Penulis!!” pada Selasa, 21 Oktober 2025 pukul 13.30 WIB secara online melalui platform Zoom Meeting.
Kegiatan inspiratif ini menghadirkan Erwin Dhaniswara sebagai narasumber utama — seorang penulis, trainer, dan praktisi teknologi penulisan berbasis AI yang telah berpengalaman membantu ratusan peserta menulis dan menerbitkan buku secara cepat dan efisien.
Dalam Sambutan Rektor Universitas Islam Batanghari, Dr. Ansori, S.Pd.I., M.Pd.I., menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap kegiatan inovatif ini. Beliau menegaskan pentingnya penguasaan teknologi kecerdasan buatan dalam dunia pendidikan, terutama untuk meningkatkan produktivitas akademik dan kreativitas mahasiswa.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
> “Kecerdasan buatan kini bukan lagi sesuatu yang jauh dari dunia pendidikan. Mahasiswa dan dosen UNISBA harus mampu memanfaatkan teknologi ini sebagai alat bantu untuk berkarya, menulis, dan berinovasi. Kegiatan seperti ini menjadi bukti bahwa UNISBA siap menghadapi era digital dengan semangat literasi dan kreativitas,” ujar Dr. Ansori, S.Pd.I., M.Pd.I.
Kegiatan ini tidak hanya diikuti oleh mahasiswa dari berbagai program studi di UNISBA, tetapi juga turut dihadiri oleh para dosen serta peserta dari berbagai perguruan tinggi lainnya, yang ingin memperdalam kemampuan menulis berbasis teknologi. Beberapa kampus swasta yang berada dijambi.
Antusiasme peserta terlihat dari interaksi aktif selama sesi praktik berlangsung, di mana mereka belajar langsung bagaimana menggunakan AI untuk menyusun ide, membuat kerangka buku, hingga menghasilkan naskah siap terbit. Para mahasiswa lintas kampus pun tampak bersemangat berdiskusi dan mempraktikkan berbagai teknik speed writing berbasis AI yang diajarkan oleh narasumber.
Dalam pemaparannya, Erwin Dhaniswara menjelaskan bahwa AI bukanlah pengganti penulis, melainkan asisten kreatif yang dapat mempercepat proses menulis dan meningkatkan kualitas karya.
> “Menulis buku tidak lagi harus menunggu waktu berbulan-bulan. Dengan memanfaatkan AI secara bijak, siapa pun bisa menulis buku dalam hitungan jam — asalkan memahami teknik dan alur berpikirnya. AI membantu kita menuangkan ide lebih cepat, tapi jiwa dan nilai tulisan tetap milik penulisnya,” jelas Erwin Dhaniswara dalam sesi pelatihan.
Selain mendapatkan ilmu dan praktik menulis langsung, peserta juga memperoleh berbagai fasilitas seperti:
Bimbingan intensif sampai buku benar-benar terbit
Grup WhatsApp untuk konsultasi dan pendampingan lanjutan
E-Sertifikat dan rekaman kegiatan Zoom
Ebook dan video gratis tentang teknik menulis buku dan speed writing
Melalui kegiatan ini, diharapkan baik mahasiswa maupun dosen UNISBA serta peserta dari kampus lain semakin terampil memanfaatkan AI sebagai sarana untuk menciptakan karya ilmiah, buku ajar, maupun tulisan inspiratif lainnya.
“Menulis adalah bentuk kontribusi intelektual. Dengan bantuan AI, kita tidak hanya menulis lebih cepat, tetapi juga lebih cerdas,” tutup Erwin Dhaniswara dengan semangat.






