“Keterlambatan Gaji Honorer dan Perangkat Desa di Batang Hari Menciptakan Kecewa Massal”

admin

- Editor

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 20:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BATANG HARI – WargaBersuara.id – Keterlambatan pembayaran gaji honorer, perangkat desa, guru DTA, PAMI, dan Da’i di Kabupaten Batang Hari sudah berlangsung selama tujuh bulan, menimbulkan keluhan dan kekhawatiran di kalangan mereka yang terdampak. Banyak dari mereka yang merasa dirugikan, mengingat tugas yang telah dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, namun hak mereka sebagai pekerja tidak kunjung dipenuhi oleh Pemkab Batang Hari.

  • Perangkat Desa  dan tenaga honorer di Batang Hari semakin resah, terutama karena banyak dari mereka yang menggantungkan penghasilan tetap dari pekerjaan ini untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Salah satu perangkat desa yang tidak ingin namanya disebutkan menyampaikan keluhan kepada WargaBersuara.id, “Kami sudah melaksanakan tugas kami dengan sebaik-baiknya, namun hingga saat ini gaji kami belum dibayar. Tahun 2024 saja, ada yang belum dibayar selama dua bulan. Di tahun 2025 ini, kondisi yang sama terus berlanjut, kami sangat kecewa dan merasa diabaikan.”

Keluhan serupa juga datang dari guru DTA, PAMI, dan Da’i yang menegaskan bahwa mereka juga mengalami kesulitan ekonomi akibat keterlambatan pembayaran gaji ini. Menurut mereka, selain kebutuhan sehari-hari, gaji yang belum dibayar juga memengaruhi kemampuan mereka dalam membiayai pendidikan anak-anak serta kebutuhan lainnya. Tidak sedikit yang menyuarakan kekhawatirannya di media sosial, memprotes ketidakpastian yang terjadi di Pemkab Batang Hari.

Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Cabang Batang Hari turut mengambil langkah tegas dengan menyampaikan permohonan audiensi kepada Bupati Batang Hari. Mereka meminta agar Pemkab segera memberikan kepastian terkait pembayaran gaji para tenaga honorer, perangkat desa, guru DTA, PAMI, dan Da’i yang tertunda. HMI dan IPNU juga menekankan bahwa masalah ini bukan hanya persoalan administratif, tetapi menyangkut kesejahteraan ribuan keluarga yang mengandalkan penghasilan dari pekerjaan tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut peraturan yang berlaku, penghasilan tetap (siltap) perangkat desa harus dibayar tepat waktu dan bersumber dari Dana Alokasi Desa (ADD) yang dialokasikan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDesa). Namun, hingga kini, pembayaran tersebut terus terkendala. Sementara itu, sejumlah pihak juga mengingatkan Pemkab Batang Hari untuk mematuhi peraturan perundang-undangan yang mengatur tentang hak dan kewajiban perangkat desa, yang sudah jelas tertuang dalam berbagai regulasi, termasuk Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2019 yang mengatur penghasilan tetap perangkat desa setara dengan gaji pokok PNS golongan II/a.

Dengan semakin banyaknya suara yang menyuarakan ketidakpuasan ini, Pemkab Batang Hari diminta segera memberikan klarifikasi dan solusi terkait masalah keterlambatan pembayaran gaji yang sudah berlangsung terlalu lama. Jika tidak segera diselesaikan, dikhawatirkan akan mempengaruhi kinerja para tenaga honorer dan perangkat desa, yang selama ini telah memberikan kontribusi besar dalam menjalankan berbagai tugas pemerintahan dan pelayanan masyarakat.

Berikan Komentar Anda pada Artikel ini!

Editor : Annisa

Sumber Berita : eds

Berita Terkait

Penguasaan Ilegal PT PAL yang di Sita Kejati Jambi Oleh PT MMJ
Insiden Pengeroyokan Kader HMI di UIN STS Jambi oleh Mahasiswa yang berbendera PMII
RT 08 Desa Sarasa Meriahkan HUT ke-80 Kemerdekaan RI dengan Jalan Sehat dan Aneka Lomba
UNISBA Ikut Serta Meriahkan HUT ke-80 Kemerdekaan RI Bersama Pemkab Batang Hari
RT 23 Kelurahan Teratai Sukses Meriahkan HUT ke-80 RI dengan Lomba Mancing, Karaoke, dan Aneka Hiburan
PEMBUKAAN JAMBORE RANTING GERAKAN PRAMUKA PEMAYUNG 2025 RESMI DIGELAR
IPNU dan HMI Desak DPRD Batang Hari Segera Tuntaskan Masalah Gaji Pekerja yang tertunda
Kursus Orientasi Kepramukaan bagi Mahasiswa FTIK UNISBA bekerja sama dengan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Batang Hari Sukses Dilaksanakan.
Berita ini 80 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 16:48 WIB

UNISBA Terus Berkembang: Prodi Hukum Keluarga Islam Resmi Kantongi Izin Kemenag RI*

Minggu, 1 Maret 2026 - 04:33 WIB

Sambut Semester Genap 2026/2027, Dosen Ikuti Pembinaan Kopertais Wilayah XIII Jambi dan Buka Bersama

Rabu, 18 Februari 2026 - 19:04 WIB

UNISBA dan KPU Batang Hari Perkuat Sinergi Akademik–Demokrasi Melalui Penandatanganan Nota Kesepahaman*

Rabu, 7 Januari 2026 - 10:17 WIB

UNISBA Laksanakan UAS Ganjil Tahun Akademik 2025/2026

Selasa, 30 Desember 2025 - 18:32 WIB

Pengajian Rutin UKM Syubbanul Akhyar UNISBA Jadi Wadah Pembinaan Spiritual Mahasiswa

Kamis, 11 Desember 2025 - 07:20 WIB

Panitia dan HIMAMA Sukses Selenggarakan Yudisium Ke-1 Fakultas Hukum, Ekonomi, dan Bisnis UGK Muara Bulian

Rabu, 26 November 2025 - 04:29 WIB

UNISBA dan BPS Batang Hari Teken MoU, Perkuat Riset Ekonomi Syariah di Era Digital

Sabtu, 15 November 2025 - 12:53 WIB

Dua Gelar Juara Dibawa Pulang, Pramuka UNISBA Kembali Torehkan Prestasi

Berita Terbaru

Provinsi

Kasus Kredit PT PAL : Antara Risiko Bisnis dan Dugaan Pidana

Kamis, 2 Apr 2026 - 19:16 WIB