Warga Mulai Rasakan Dampak Ilegal Drilling di Desa Pompa Air, Kecamatan Bajubang.

admin

- Editor

Kamis, 10 Juli 2025 - 22:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Muara Bulian, 10 Juli 2025 — Aktivitas ilegal drilling (pengeboran minyak ilegal) yang semakin marak di Desa Pompa Air, tepatnya di Dusun IV (Dusun Alamantras), Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batang Hari, kini mulai menimbulkan keresahan warga. Masyarakat mulai merasakan langsung dampak lingkungan yang ditimbulkan dari aktivitas ilegal tersebut.

Warga mengeluhkan kondisi lingkungan yang kian memprihatinkan. Salah satu dampak paling nyata adalah tercemarnya sumber air bersih. Air sumur yang selama ini menjadi tumpuan utama kebutuhan rumah tangga, kini warga tak lagi berani menggunakannya untuk keperluan mandi, mencuci, apalagi untuk konsumsi.

“ sekarang kami terpaksa beli air galon setiap hari,” ungkap salah satu warga Dusun yang enggan di sebutkan namanya,

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi ini memaksa banyak keluarga membeli air bersih dari luar dusun. Setiap rumah tangga kini rata-rata membeli 2 hingga 3 galon air bersih setiap hari untuk memenuhi kebutuhan dasar mereka, seperti minum dan memasak. Pengeluaran tambahan ini menjadi beban ekonomi baru, terutama bagi warga yang penghasilannya pas-pasan.

Pengamat lingkungan dan hukum energi, Dr. Fikri Riza, S.Pt., S.H., M.H., menyampaikan bahwa dampak dari kegiatan pengeboran ilegal sangat berbahaya dan harus segera ditindak secara tegas oleh aparat berwenang.

> “Aktivitas ilegal drilling dilakukan tanpa perhitungan dan tanpa kontrol. Ini tidak hanya merusak lingkungan, tapi juga langsung menyentuh aspek kesehatan dan ekonomi masyarakat. Pencemaran air tanah adalah salah satu ancaman serius yang efeknya bisa berlangsung jangka panjang,” ujar Dr. Fikri.

Ia menambahkan bahwa pencemaran air tanah akibat minyak mentah bisa menyebabkan timbulnya penyakit kulit, gangguan pernapasan, dan bahkan risiko karsinogenik jika dibiarkan terlalu lama tanpa penanganan.

Masyarakat berharap pemerintah daerah, dinas lingkungan hidup, dan aparat penegak hukum segera turun tangan untuk menghentikan aktivitas pengeboran ilegal yang semakin liar. Selain itu, warga juga meminta adanya bantuan penyediaan air bersih serta solusi jangka panjang untuk memulihkan kondisi lingkungan yang telah rusak.

“Kami ingin hidup tenang. Jangan sampai kerusakan ini diwariskan ke anak cucu kami,” pungkas salah satu tokoh masyarakat setempat.

*”eds”*

Berikan Komentar Anda pada Artikel ini!

Editor : Dwinda

Sumber Berita : eds

Berita Terkait

Penguasaan Ilegal PT PAL yang di Sita Kejati Jambi Oleh PT MMJ
Insiden Pengeroyokan Kader HMI di UIN STS Jambi oleh Mahasiswa yang berbendera PMII
RT 08 Desa Sarasa Meriahkan HUT ke-80 Kemerdekaan RI dengan Jalan Sehat dan Aneka Lomba
UNISBA Ikut Serta Meriahkan HUT ke-80 Kemerdekaan RI Bersama Pemkab Batang Hari
RT 23 Kelurahan Teratai Sukses Meriahkan HUT ke-80 RI dengan Lomba Mancing, Karaoke, dan Aneka Hiburan
PEMBUKAAN JAMBORE RANTING GERAKAN PRAMUKA PEMAYUNG 2025 RESMI DIGELAR
“Keterlambatan Gaji Honorer dan Perangkat Desa di Batang Hari Menciptakan Kecewa Massal”
IPNU dan HMI Desak DPRD Batang Hari Segera Tuntaskan Masalah Gaji Pekerja yang tertunda
Berita ini 118 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 16:48 WIB

UNISBA Terus Berkembang: Prodi Hukum Keluarga Islam Resmi Kantongi Izin Kemenag RI*

Minggu, 1 Maret 2026 - 04:33 WIB

Sambut Semester Genap 2026/2027, Dosen Ikuti Pembinaan Kopertais Wilayah XIII Jambi dan Buka Bersama

Rabu, 18 Februari 2026 - 19:04 WIB

UNISBA dan KPU Batang Hari Perkuat Sinergi Akademik–Demokrasi Melalui Penandatanganan Nota Kesepahaman*

Rabu, 7 Januari 2026 - 10:17 WIB

UNISBA Laksanakan UAS Ganjil Tahun Akademik 2025/2026

Selasa, 30 Desember 2025 - 18:32 WIB

Pengajian Rutin UKM Syubbanul Akhyar UNISBA Jadi Wadah Pembinaan Spiritual Mahasiswa

Kamis, 11 Desember 2025 - 07:20 WIB

Panitia dan HIMAMA Sukses Selenggarakan Yudisium Ke-1 Fakultas Hukum, Ekonomi, dan Bisnis UGK Muara Bulian

Rabu, 26 November 2025 - 04:29 WIB

UNISBA dan BPS Batang Hari Teken MoU, Perkuat Riset Ekonomi Syariah di Era Digital

Sabtu, 15 November 2025 - 12:53 WIB

Dua Gelar Juara Dibawa Pulang, Pramuka UNISBA Kembali Torehkan Prestasi

Berita Terbaru

Provinsi

Kasus Kredit PT PAL : Antara Risiko Bisnis dan Dugaan Pidana

Kamis, 2 Apr 2026 - 19:16 WIB